•  70 dibaca
  •  1 diunduh
  • Koleksi Banyuwangi, Manuskrip Lontar Banyuwangi

Kitab Durrat dan Kitab Syahadat

Naskah koleksi Komunitas Pegon ini merupakan bendel naskah yang terdiri dari dua judul kitab. Yang pertama adalah Kitab Durrat sebagaimana yang tercantum pada kolofon di akhir penulisan (halaman 43) sebagai berikut: “Tamat Kitab Durrat”. Sehingga penamaannya pun disamakan dengan hal itu. Kitab Durrat ini sendiri berisi tentang penjelasan terkait hukum aql. Hal ini merupakan bagian dari ilmu aqidah dalam madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) di Islam.

Hukum Aql sendiri menjelaskan tentang sifat-sifat Allah dan Rosul-Nya. Sifat-sifat tersebut terdiri dari lima puluh sehingga pembahasan ini kerap pula disebut aqaid seket (Jawa: Aqaid 50). Dari 50 sifat itu, dibagi lagi menjadi tiga bagian, yakni sifat wajib (pasti ada), istihalah (mustahil adanya) dan jaiz (boleh).

Allah SWT memiliki 20 sifat wajib dan 20 sifat istihalah. Kedua jenis sifat ini saling bertolak belakang. Seperti sifat Maha Besar bertolak belakang dengan sifat mustahil yang Maha Kecil. Sedangkan sifat Jaiz hanya terdiri dari satu bentuk, yaitu fi’lu kulli munkinin au tarkuhu (Allah mungkin mengerjakan sesuatu atau meninggalkannya). Sehingga, total keseluruhan sifat Allah ada 41 bentuk.

Sedangkan sifat Rasul, terdiri dari 9 bentuk. Empat di antaranya merupakan sifat wajib. Yakni, Siddiq (jujur), amanah, tablig (menyampaikan) dan fathanah (cerdas). Sedangkan sifat mustahil dari Rasul adalah kebalikan dari sifat-sifat wajib itu. Adapun sifat Jaiz Rasul adalah a’radlul basyariyah (mengalami sebagaimana manusia pada umumnya, seperti lapar, sedih, haus, menikah, dll).

Sedangkan kitab yang kedua tak memiliki judul yang spesifik. Namun, karena pembahasan utamanya tentang syahadat, maka diberi judul Kitab Syahadat. Isinya berupa penjelasan makna kalimah syahadat yang merupakan suatu deklarasi keimanan dalam Islam atas ketuhanan Allah dan kerasulan Nabi Muhammad SAW.