Page 40 - Gandrung Banyuwangi
P. 40
Penyelenggaraan Pertunjukan Gandrung.
Pertunjukan gandrung diselenggarakan di pelataran terbuka.
Waktunya lepas 'Isya sampai menjelang suhuh. Praktis semalam
suntuk. Apabila para instrumentalis (niyaga), pengundang, dan
penari gandrung sudah siap, maka sebagai tari pembukaan adalah
tari "J ejer". Gending a tau lagu yang mengiringi adalah gending
lagu Padanonton.
Gerak tari gandrung banyak ditentukan oleh corak gending
yang mengiringinya. Misalnya tari Jaran Dawuk, irama tariannya
hampir menyerupai gerak tari kuda kencak. Tari keok-keok
mengingatkan kita kepada gerak-gerak indah ayam jago (ayam
jantan). Semua gerak mata, leher, bahu, pinggul, kaki.
Setelah semalam suntuk menari gandrung dan juga menari duet
dengan pemaju yang kena sentuhan sampur, maka penari gan-
drung diakhiri tariannya. Dengan menarikan tari seblang. Hal ini
mungkin akibat tari gandrung diambil dari tari seblang scbagai
tari yang sudah mengilhaminya.
Seblang dalam tari gandrung ini juga mcniru gerak tari seblang.
Dan lagi meniru gerak orang yang seolah-olah menyesal akan per-
buatannya, karena semalam suntuk orang itu menari bersenang-
llenang. Tidak jarang dalam menarikan seblang ini gandrung me-
nangis. Pada adegan tari yang melankolik ini sebagai lagu pengi-
ringnya adalah lagu-lagu yang beriramak!ln sedih. Begitu juga
pantun-pantunnya berisikan hal yang sedih-sedih.
Perkembangan gandrung masa kini.
Sejak mengalami perubahan fundamentil tahun 1895 yang di-
lakukan oleh masyarakat desa Cungking, yaitu dengan ditampil-
kannya seorang putri remaja sebagai penari gandrung, maka tim-
bullah tradisi baru dalam pertunjukan gandrung serta. merta di-
terima oleh masyarakat umum.
34

