Page 4 - MARKAS 3 PETUALANG
P. 4

Kata Pengantar
                      Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur





                    ntah disukai atau tidak, tetapi faktanya adalah bahasa dae-
                    rah di zaman sekarang sedang mengalami penurunan citra
             Edan pamor di kalangan penggunanya karena sudah jarang
              digunakan pada berbagai kesempatan. Sebagai salah satu upaya
              untuk mewujudkan pengembangan dan pembinaan bahasa dan
              sastra di Jawa Timur, Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur melakukan
              penerjemahan karya sastra berbahasa daerah ke bahasa Indone-
              sia. Upaya itu dilakukan sebagai bentuk diplomasi lunak (soft dip-
              lomation) di bidang bahasa dan sastra dengan tujuan memartabat-
              kan bahasa Indonesia dan daerah di dunia internasional. Selain itu,
              hasil terjemahan karya sastra berbahasa daerah ke bahasa Indo-
              nesia tersebut disusun sebagai penambah khazanah bahan bacaan
              bagi siswa di sekolah dan juga bisa dipakai sebagai suplemen atau
              bahan pendukung literasi.
                   Karya sastra yang diterjemahkan merupakan perwakilan dari
              berbagai genre karya sastra Jawa, Using, dan Madura modern yang
              sudah  dikenal oleh berbagai  lapisan  masyarakat,  seperti  cerita
              pendek, novel, serta puisi. Para pembaca teks sasaran diharapkan
              bisa menghayati, mempelajari, dan mempraktikkan nilai-nilai lu-
              hur yang terkandung dalam karya sastra itu sehingga kualitas hi-
              dup mereka meningkat.
                   Karya terjemahan yang mengandung nilai-nilai pengetahuan
              budaya dan filosofis ini mencerminkan kehidupan modern zaman
              sekarang. Oleh karena itu, melalui karya sastra itu kita bisa men-
              dapat berbagai informasi tentang kehidupan di zaman sekarang
              dengan tidak meninggalkan akar budaya asal. Nilai luhur yang ter-
              kandung dalam budaya Jawa, Using, dan Madura memiliki aspek
              moralitas yang harus dipelajari dan diamalkan generasi muda se-
              bagai penerus agar mereka bisa ikut berlari di era modern dengan
              tidak menanggalkan jati diri kedaerahan.
                                                          Antariksawan Jusuf | iii
   1   2   3   4   5   6   7   8   9