Page 481 - Toponimi Wilayah di Kabupaten Banyuwangi
P. 481

TEGALSARI
                                       Oleh: Ayu Indah Fatma Sari

                  Di tengah hamparan sawah yang hijau dan udara pedesaan yang sejuk, Desa
            Tegalsari menyimpan denyut kehidupan yang tak hanya terpaut pada waktu, tapi juga
            pada  warisan  budaya  yang  terus  hidup  dari  generasi  ke  generasi.  Dari  ritual  sakral
            menyambut panen hingga gemuruh karnaval penuh warna, budaya di desa ini bukan
            sekadar tradisi, ia adalah napas kolektif masyarakat yang membentuk identitas, harapan,
            dan kebersamaan.
                  Desa  Tegalsari  terletak  di  Kecamatan  Tegalsari,  Kabupaten  Banyuwangi,  Jawa
            Timur. Wilayahnya terdiri dari pesawahan, ladang, pemukiman, perkebunan, dan fasilitas
            umum. Desa Tegalsari berbatasan dengan Desa Gambiran di utara, Desa Bangorejo di
            selatan, Desa Tegalrejo di barat, dan Desa Wringinagung di timur. Berdasarkan peta
            Kecamatan Tegalsari dan data BPS, Desa Tegalsari terletak di bagian tengah wilayah
            Kecamatan Tegalsari (luas kecamatan ±65,13 km²). Desa ini berbatasan langsung dengan
            lima desa lain dalam kecamatan yang sama (Karangdoro, Karangmulyo, Tamansari, Dasri,
            dan Tegalrejo) sebagai daerah tetangga di sekitar pusat kecamatan. Luas Desa Tegalsari
            17,98 km² (27,56% luas kecamatan) menunjukkan wilayahnya yang sangat signifikan di
            Kecamatan Tegalsari.























                               Kantor Desa Tegalsari (Sumber: dokumen pribadi, 2025)

                  Kisah Desa Tegalsari ini kemungkinan besar berawal dari kedatangan sekelompok
            kecil  masyarakat  yang  membuka  lahan  untuk  bertani.  Pada  masa  lalu,  wilayah
            Banyuwangi dikenal dengan kesuburan tanahnya, menarik minat para pendatang untuk
            bercocok tanam. Istilah “tegal” dalam bahasa Jawa merujuk pada lahan pertanian yang
            tidak diairi secara langsung (lahan kering). Sementara itu, “sari” dapat diartikan sebagai




                                                                                     467
   476   477   478   479   480   481   482   483   484   485   486