Page 21 - Gandrung Banyuwangi
P. 21

Gerak  tari  seblang  menyamping  merupakan  pola  tari  klasik
          yang kita jumpai pada tari serimpi dan legong. Lalu ia dengan ga-
          ya  erotis  mengelilingi  arena  sambil  mempermainkan  ujung sam-
          pur.  Dengan ujung sam pur ia mencari ternan menari. Barang siapa

         yang kena sentuhan ujung sampur (Jawa:  ketiban sampur), maka
         ia harus menari bersama. Kalau semula seblang menari sendiri ( ta-
         ri solo) kini setelah mendapat ternan mereka menari bersama ( tari
          duet).
             Namun,  apabila  lagu  yang  dinyanyikan  oleh  pengundang ti-
          dak  berkenan  di  hati  seblang,  maka  dengan  sendirinya  penari
         yang dalam keadaan  trance  itu  menghentikan  gerak tarinya. Dan
          pengundang harus menyanyikan lagu lain.
             Apabila  pertunjukan seblang yang berlangsung hampir sema-
          lam  suntuk hendak diakhiri, maka pengundang dengan kemampu
          an  magisnya  mengusir  roh  kejiman  dari  dalam  tubuh  penari se-
          blang,  dan  menyadarkannya  kembali  seperti  sediakala.  Seorang
          pengundang  selain  harus  memiliki  kemampuan  magis  sebagai
          syaman,  pawang, juga seorang ahli dalam olah vokal. Karena ialah
          yang harus  mengarahkan  tarian  seblang dengan lagu-lagu yang di-
          nyanyikannya.  Bahkan  ia  juga memerlukan kemampuan kreatip
          untuk  menciptakan  lagu-lagu  baru,  seperti  halnya  pengundang
          seblang dari desa Cungking, Mak Midah pencipta kreatip lagu-lagu
         baru. Dan hingga  kini lagu-lagu ciptaan Mak Midah tetao menja-
         di lagu-lagu pengiring seblang dan gandrung.



          Misalnya  :  Seblang-seblang, Cengkir gading,  Pada  nonton, Pudak
          sempal.
             Mak  Midah  adalah  proto-type pengundang pencipta lagu-lagu
          rakyat pada masa kini.






                                                                     15
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26