Page 174 - Toponimi Wilayah di Kabupaten Banyuwangi
P. 174

KALILO
                                          Oleh: Risma Maulin


            Kali Elo eman...
            Jo mandheg ana ring dalan
            Kali elo jare...
            Banyu mili tuladhane
            Lare-lare Using, buntang banting, tandang gawe
            Mbangun tanah klahirane

                  Bayangkan…  Saat  pagi  di  Banyuwangi,  ketika  embun  masih  menempel  di
            dedaunan dan matahari perlahan menyoroti atap-atap rumah, kita duduk santai di tepi
            sungai sembari mendengarkan gendhing Using dengan judul Kali Elo. Di tengah hiruk-
            pikuk kota yang mulai menggeliat, ada satu kawasan yang kini menjadi magnet baru:
            Kampung Warna-Warni Kalilo. Namun, siapa sangka, kawasan yang kini penuh warna dan
            keceriaan itu dulunya hanyalah deretan pemukiman kumuh di bantaran sungai, bahkan
            sempat menjadi tempat pembuangan sampah oleh warga sekitar.
                  Sungai  Kalilo  sendiri  mengalir  tenang  membelah  kota,  tepat  di  Kelurahan
            Singonegaran, tak jauh dari Masjid Agung Baiturrahman. Dahulu, aliran sungai ini begitu
            vital.  Ia  menjadi  jalur  transportasi  dari  Selat  Bali  menuju  Blambangan  (nama  lama
            Banyuwangi) tempat perahu-perahu kecil melintas membawa hasil bumi dan cerita dari
            seberang pulau. Namun, seiring waktu sungai ini perlahan kehilangan pesonanya, ditelan
            perubahan zaman dan kepadatan kota.
























               Kalilo pada malam hari (Sumber: https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00239516/7.html, 2019)




            160
   169   170   171   172   173   174   175   176   177   178   179