Page 136 - Toponimi Wilayah di Kabupaten Banyuwangi
P. 136

umum  Desa  Glagahagung  (sejak  dahulu  hingga  kini)  juga  berada  di  sana.
            Artinya, nama Dusun Jatiluhur dimaksudkan untuk menghormati para leluhur
            Desa Glagahagung.
                  Pada  tahun  1989-lah,  yakni  pada  masa  pemerintahan  Bapak  Suroto
            Suwito Admojo (Kepala Desa Glagahagung ke-9), terjadi pemekaran dusun di
            Desa Glagahagung menjadi empat dusun: 1) Dusun Jatirejo, 2) Dusun Jatiluhur,
            3) Dusun Jatimulyo, dan 4) Dusun Karetan. Nama Dusun Jatimulyo diambil dari
            nama  Bapak  Muljo  Dimedjo  (Kepala  Desa  Glagahagung  Ketiga)  untuk
            mengenang  beliau  karena  merupakan  penduduk  asli  Jatirejo  pertama  yang
            menjadi kepala desa. Hingga saat ini, Balai Desa Glagahagung berada di Dusun
            Jatimulyo. Untuk mempermudah pelayanan masyarakat karena antara Dusun
            Karetan  dengan  pusat  pemerintahan  Desa  Glagahagung  terdapat  hutan  jati
            dengan jarak 4 km, maka pada tahun 2000, pada masa pemerintahan Bapak
            Soedjarno  (Kepala  Desa  Glagahagung  ke-10),  diadakan  pemecahan  desa
            menjadi Desa Glagahagung (desa induk) dan Desa Karetan (desa pemecahan).
            Menurut keterangan Bapak Joyo Sumarto (95 tahun), Desa Glagahagung yang
            masih ada hingga kini bertempat di wilayah yang pada dasarnya adalah Dusun
            Jatirejo yang sejak dulu menjadi pusat penduduk Desa Glagahagung sebelum
            mengalami pemekaran, lalu berpisah dari Dusun Karetan yang hingga saat ini
            menjadi Desa Karetan. Itulah yang menyebabkan banyak orang lebih mengenal
            Desa Glagahagung sebagai Jatirejo.
                  Hingga saat ini, Desa Glagahagung terbagi menjadi tiga dusun, yakni 1)
            Dusun Jatirejo, 2) Dusun Jatiluhur, dan 3) Dusun Jatimulyo, yang dikenal dengan
            nama  “Trijati”.  Nama  “Trijati”  ini  yang  di  era  kini  menjadi  brand  dari  Desa
            Glagahagung.  Nama  yang  mampu  mempererat  kerukunan  warga  Desa
            Glagahagung sehingga seolah-olah Desa Glagahagung hanya terdiri dari satu
            dusun  saja,  tidak  terlihat  perbedaan,  apalagi  perpecahan  dusun.  Trijati  pun
            menjadi nama Organisasi Pemuda Desa Glagahagung yang berdiri pada tahun
            2018.  Dipelopori  dan  dibimbing  oleh  para  sesepuh  sehingga  mampu
            menggerakkan kegiatan positif di Desa Glahgahagung, di antaranya kegiatan
            konser  tahunan,  santunan  anak  yatim,  membantu  fakir  miskin  dan  duafa,
            berbagi  takjil  di  bulan  Ramadan,  serta  mendukung  berbagai  kegiatan
            masyarakat dan Desa Glagahagung.













            122
   131   132   133   134   135   136   137   138   139   140   141