Page 30 - Toponimi Wilayah di Kabupaten Banyuwangi
P. 30
BALAK
Oleh: Whildan Zulfi Hamzah
“Nawi b(y)alak lare ikai”
Sebuah ungkapan orang Banyuwangi (dialek Using) ketika meluapkan
rasa kekesalan terhadap sesuatu ataupun seseorang. Dalam arti kata “Balak”
itu sendiri mempunyai makna musibah, malapetaka, atau belahi (dalam bahasa
Using). Ini bukan perihal ungkapan di atas, namun sebuah desa di Kabupaten
Banyuwangi dengan asal kata yang sama.
Peta Desa Balak (Sumber: dokumen pribadi, 2025)
Balak merupakan salah satu nama desa di Kecamatan Songgon,
Kabupaten Banyuwangi. Dengan luas wilayah 781,47 hektare yang terdiri atas
beberapa jenis penggunaan lahan, diantara lain, tanah sawah (489,00 Ha),
ladang (208,19 Ha), tanah pemukiman (21,31 Ha) serta dihuni 6.197 jiwa
2
dengan kepadatan penduduk mencapai 84,62 jiwa/km . Desa ini berbatasan
dengan Desa Bedewang, dan Desa Parangharjo di sebelah selatan, Desa
Bangunsari di sebelah utara, Desa Singolatren di sebelah timur serta Desa
Songgon di sebelah barat. Secara administratif Desa Balak terbagi menjadi
enam dusun, yakni Dusun Balak Kidul, Balak Lor, Cemoro, Derwono,
Tampakbayan, dan Dusun Wonorejo.
Sejarah mencatat bahwa desa ini merupakan salah satu desa tertua di
Kabupaten Banyuwangi berdiri sejak tahun 1732. Desa Balak sebagai
permukiman kuno telah ada sejak era kerajaan Majapahit periode akhir, hal ini
diperkuat oleh temuan arkeologis di Dusun Balak Kidul. Pada tahun 2022, warga
menemukan struktur bata kuno yang tertanam di bawah tanah. Dari hasil
16

