Page 519 - Toponimi Wilayah di Kabupaten Banyuwangi
P. 519

Ada  pondok  pesantren  di  kelurahan  Tukangkayu  yang  merupakan
            pesantren tua di Kota Banyuwangi dan di dirikan oleh KH. Harun Abdulloh yang
            pernah  menjadi  anggota  konstituante  (lembaga  perwakilan  yang  bertugas
            menyusun Undang-Undang Dasar (UUD) baru pengganti Undang-Undang Dasar
            Sementara  (UUDS)  1950.  Konstituante  dibentuk  berdasarkan  hasil  Pemilu
            1955). Pesantren ini sampai saat ini masih eksis dengan Pendidikan formal yakni
            Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah serta Pendidikan diniyah.






























                Masjid Darun Najah dibangun pada tahun 1943 (Sumber : dokumentasi pribadi, 2015)

                  KH. Harun Abdulloh pada zamannya merupakan ulama kharismatik yang
            pada  masa  revolusi  tahun  60-an  mengusulkan  tarian  rodat  dan  kuntulan
            sebagai seni tari untuk mengumpulkan masa Islam, karena dengan seni lebih
            mendekatkan diri kepada Masyarakat, dan pesan-pesan yang disampaikan akan
            lebih mudah untuk diresapi dan melekat, dan sampai saat ini seni rodat dan
            kuntulan ini tumbuh dan berkembang Bersama seni tari lainnya.
                  Demi membuka jalan pendidikan bagi masyarakat Tukangkayu, KH Harun
            Abdulloh  dengan  penuh  tekad  dan  kepedulian  mendirikan  Yayasan  Darun
            Najah.  Yayasan  ini  menjadi  tonggak  awal  berdirinya  lembaga  pendidikan
            klasikal tertua di Banyuwangi. Berangkat dari keprihatinan akan sulitnya akses
            pendidikan bagi warga sekitar, beliau memulai proses belajar-mengajar secara
            sederhana di rumah-rumah kerabatnya yang berada di sekitar Jalan Cut Nya’
            Dien.




                                                                                     505
   514   515   516   517   518   519   520   521   522   523   524